Hasil pengamtan menunjukkan bahwa pemuda berperan penting dalam pengembangan mitigasi bencana di daerah, antara lain peran partisipasi dalam perubahan sosial, meneruskan nilai positif dan kebiasaan baik atau kearifan lokal, Serta pemanfaatan teknologi informasi yang berkembang berupa penggunaan WhatsApp Group (WAG) RT yang efektif dalam penyebaran informasi. Pemuda juga menjadi relawan dalam penanganan pra-bencana, saat bencana dan pascabencana, seperti menjadi Contact Person Taruna Siaga Bencana (TAGANA) pada WAG RT, serta terlibat menjadi pelaku pemeriksaan kesehatan gratis bersama para mahasiswa Kedokteran UNIB dan pemuda setempat. Selain itu, pemuda aktif dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan WALHI, Forum Mangrove, serta penanaman pemeliharaan mangrove yang dilakukan oleh Himpunan Jurusan dan organisasi-organisasi kemahasiswaan lain di Muara Lempuing dan pantai panjang, dengan menggunakan media social WAG, YouTube, instagram dan sebagainya.